• Buntet Pesantren Kab. Cirebon Jawa Barat
  • (0231) 8845520
Kyai adib dan Kyai fahd

Profil Singkat

Melalui arus gelombang perjalanan sejarah yang membawa pasang-surutnya perkembangan STIT Buntet Pesantren, tidak menjadi hambatan dan keputusasaan untuk berjuang mencapai cita-cita guna meraih harapan dan cita-cita bangsa dan kewajiban terhadap agama yakni mencerdaskan kehidupan bangsa melalui operasional pelaksanaan Pendidikan untuk masa depan yang lebih baik.

Cita-cita STIT Buntet Pesantren berkeinginan untuk mewujudkan ilmuan muslim yang profesional, inovatif, asertif dan moderat sesuai dengan akidah dan akhlaq ahlussunnah wal jama’ah sebagai gambaran muslim paripurna yang dalam Al-Qur’an diistilahkan dengan ”Manusia Sholih” (QS. 3: 114) yang pelaksanaannya mengandung resiko dan rintanga namun mengarah kepada perkembangan dan perubahan kebaikan dari berbagai sisi.

Kami menyadari bahwa tantangan masa depan itu pasti datang dalam bentuk yang lebih berat lagi, karena pola fikir yang melahirkan pola kehidupan senantiasa berkembang dan berubah. Perkembangan dan perubahannya tentu tidak bisa dikendalikan bila tidak diimbangi dengan perencanaan yang matang. Sebagai institusi pendidikan, STIT Buntet Pesantren secara moril terikat untuk menghadapi tantangan tersebut, yang dalam pelaksanaanya harus sesuai dengan peraturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

STIT Buntet Pesantren secara administratif akademik terikat oleh struktur kelembagaan KOPERTAIS Wilayah II Jabar-Banten dan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, sebagai Pembina dan Pengarah serta kekuatan induk inspirasinya. Oleh karena meskipun kami telah berjalan lama didalam menyelenggarakan pendidikan agama baik yang formal maupun non-formal dengan kekhas-an kami sendiri, namun untuk kemajuan dan perkembangan STIT Buntet Pesantren kami tidak terlepas dari pembina dan pengarah yang menanganinya agar sesuai dengan standar kemajuan pembangunan manusia yang ditargetkan oleh pemerintah guna meningkatkan daya saing agar sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Oleh karena itulah kami susun dan ajukan RIP ini, untuk jangka waktu sepuluh tahun pembangunan mendatang.